Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) SD N Surakarya 03 Akibat Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau
- Rabu, 9 September 2026
- Pendidikan
- Cetak
Menjaga Keselamatan Peserta Didik di Tengah Dampak Abu Vulkanik
Selama 2 hari pada tanggal 07 – 08 September 2026, SD N Surakarya 03 melaksanakan kegiatan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) sebagai langkah antisipatif untuk menjaga kesehatan dan keselamatan seluruh peserta didik akibat dampak sebaran abu vulkanik dari aktivitas Gunung Anak Krakatau. Kebijakan ini merupakan bentuk kepedulian sekolah dalam memastikan proses pendidikan tetap berlangsung tanpa mengabaikan faktor keselamatan warga sekolah.
SD N Surakarya 03 menerapkan sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) sementara waktu sebagai respons terhadap kondisi lingkungan yang terdampak abu vulkanik. Meskipun kegiatan belajar mengajar tidak dilaksanakan secara tatap muka di sekolah, proses pembelajaran tetap berjalan melalui berbagai media dan platform yang telah disiapkan oleh guru.
Kegiatan PJJ melibatkan seluruh peserta didik SD N Surakarya 03, guru, tenaga kependidikan, serta orang tua/wali murid yang turut mendampingi anak-anak selama belajar dari rumah. Kerja sama yang baik antara sekolah dan keluarga menjadi faktor penting dalam keberhasilan pelaksanaan pembelajaran jarak jauh.
Pembelajaran Jarak Jauh dilaksanakan selama masa yang ditetapkan oleh pihak berwenang dan Dinas Pendidikan sebagai langkah mitigasi terhadap dampak abu vulkanik. Pelaksanaan PJJ dilakukan hingga kondisi lingkungan dinyatakan aman untuk kembali melaksanakan pembelajaran tatap muka.
Kegiatan belajar dilaksanakan dari rumah masing-masing peserta didik dengan bimbingan guru melalui media pembelajaran daring maupun penugasan yang disesuaikan dengan kondisi siswa. Dengan demikian, peserta didik tetap dapat mengikuti pembelajaran tanpa harus terpapar risiko abu vulkanik di luar rumah.
Penerapan PJJ bertujuan untuk melindungi kesehatan peserta didik, guru, dan seluruh warga sekolah dari dampak abu vulkanik yang dapat mengganggu saluran pernapasan, kesehatan mata, serta aktivitas sehari-hari. Selain itu, kebijakan ini dilakukan agar hak peserta didik untuk memperoleh pendidikan tetap terpenuhi meskipun berada dalam situasi yang memerlukan kewaspadaan.
Guru-guru SD N Surakarya 03 tetap memberikan layanan pembelajaran melalui berbagai metode yang mudah diakses oleh peserta didik. Materi pembelajaran, tugas, serta arahan belajar disampaikan melalui media komunikasi yang telah disepakati bersama. Guru juga melakukan pemantauan terhadap perkembangan belajar siswa dan memberikan umpan balik atas tugas yang telah dikerjakan.
Selama pelaksanaan PJJ, peserta didik tetap menunjukkan semangat belajar yang tinggi dengan dukungan penuh dari orang tua di rumah. Selain kegiatan akademik, guru juga mengingatkan siswa untuk menjaga kesehatan, menggunakan masker apabila harus beraktivitas di luar rumah, serta menerapkan pola hidup bersih untuk mengurangi dampak paparan abu vulkanik.
SD N Surakarya 03 berharap kondisi dapat segera membaik sehingga kegiatan pembelajaran tatap muka dapat kembali dilaksanakan dengan aman dan nyaman. Semangat belajar tidak boleh padam meskipun menghadapi berbagai tantangan. Dengan kerja sama antara sekolah, peserta didik, dan orang tua, proses pendidikan akan tetap berjalan dengan baik demi tercapainya tujuan pembelajaran.
“Belajar Tidak Harus Berhenti, Keselamatan Tetap Menjadi Prioritas Utama.”
Dok. By tiktok @SD N Surakarya03 :
https://vt.tiktok.com/ZSqSuJWmR/
https://vt.tiktok.com/ZSqSm4Jcj/
https://vt.tiktok.com/ZSqSmvC44/

Saat ini belum ada komentar